Life Story 18+ - Sebuah peristiwa mengejutkan dialami oleh seorang siswi
yang dikenal paling “jenius” serta berprestasi di sekolahannya, namun
ternyata tidak berhasil dalam ujian akhir sekolah dengan seluruh nilai
ujiannya 0.
Nama siswi tersebut adalah Mariam Malak, seorang siswi Sekolah Menengah
Atas (SMA) di Mesir. Sepanjang ia duduk di bangku sekolah, tidak pernah
sekalipun ia tak memperoleh rangking pertama, seluruh rekan – rekan
sekelas bahkan juga mengakui kecerdasan yang dimilikinya. Tetapi waktu
hasil ujian akhir sekolah tahun ini diumumkan, begitu kagetnya saat ia
tahu bahwa nilai yang diperolehnya 0 seluruhnya dari ketujuh mata
pelajaran yang diujikan.
Mariam Malak
“Aku benar – benar shok, ”
“Aku tak dapat mendengar siapa saja, saya tak dapat bicara.
Bagaimanakah mungkin saja saya dapat memperoleh nilai 0 seluruhnya? ”. kata Malak pada BBC.
Mariam serta keluarganya lalu mengira ada permainan kotor di balik
perolehan nilai itu. Mereka bahkan juga juga sempat mencurigai ada unsur
kesengajaan dari pihak terkait lantaran Mariam merupakan kaum minoritas
orang-orang penganut Kristen Koptik di Mesir. Tetapi sangkaan itu
selekasnya ditampik serta keluarga sangatlah yakini bahwa Mariam
merupakan korban dari tindak korupsi.
Tindak korupsi serta suap dalam system pendidikan di Mesir memanglah tak
pernah kita dengar sebelumnya, tetapi masalah yang dihadapi Mariam ini
sudah memetik simpati umum serta didukung dari beberapa onliner dengan
bikin hashtag “I believe Mariam Malak” lewat account sosial media
mereka. Bahkan ada dukungan juga melalui Halaman Facebook yang juga di
buat untuk Mariam, hingga sekarang ini telah ada kian lebih 35rb orang
yang melakukan like pada halaman tersebut
Beberapa orang berprasangka buruk, lantaran Untuk memperoleh nilai seminimal mungkin saja, seseorang siswa pastilah sekurang-kurangnya menulis satu jawaban atau membiarkan kertas kosong demikian saja. Tetapi tak tahu siapa yang mengisi kertas ujian punya Malak ini, lantaran jawabannya cuma berbentuk tulisan ulang dari soal ujian. Departemen Pendidikan Mesir yang menyelidiki masalah ini lalu meminta Mariam untuk lakukan tes catat tangan sejumlah lima kali, serta mereka menyimpulkan bahwa kertas ujian yang memperoleh nilai 0 seluruhnya itu merupakan memanglah kepunyaannya.
Tetapi Mariam beserta beberapa pendukungnya menampik kesimpulan itu, dengan lakukan tes catat tangan lagi yang ditayangkan secara live pada acara TV di Mesir. Akhirnya menunjukkan, tulisannya terlihat sangatlah tidak sama dari hasil kertas ujian yang didapatkan sekolah. Sejak tersingkapnya masalah ini, banyak siswa lain lalu turut – ikut-ikutan protes nilai 0 yang mereka dapatkan pada hasil ujian.
Mariam serta keluarganya baru-baru ini bertemu dengan perdana menteri di
negara itu. Mereka menyampaikan pemerintah sudah berjanji untuk
menyelidiki lebih berkenaan masalah yang dirasakannya. Sebagian profil
perguruan tinggi di Mesir juga sudah menawarkan beasiswa untuk
pendidikan kelanjutannya.
Link Sumber : http://www.hotmagz.com

0 komentar:
Posting Komentar